Gawat, Kompetisi Premier League Terancam tak Bisa Dilanjutkan Sampai Tuntas

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2020/07/premier-league_a3f2982.jpg

Gawat, Kompetisi Premier League Terancam tak Bisa Dilanjutkan Sampai Tuntas

 

BERITA BOLA ONLINE – Bos Premier League Richard Masters mengatakan kompetisi bisa saja terpaksa dihentikan sebelum berakhir jika kasus virus corona covid19 kembali mengalami lonjakan di Inggris.

Kompetisi Premier League sempat dihentikan untuk sementara mulai bulan Maret lalu. Keputusan diambil setelah gelandang Chelsea Callum Hudson-Odoi serta manajer Arsenal Mikel Arteta positif terkena virus corona.

Sempat ada teka-teki mengenai kelanjutan kompetisi musim ini. Sempat juga ada desakan agar kompetisi sebaiknya dihentikan saja.

Namun pada akhirnya kompetisi Premier League musim digelar lagi per 17 Juni kemarin. Meski demikian sisa kompetisi ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat.

Sejauh ini kompetisi Premier League telah berjalan dengan lancar. Apalagi protokol kesehatan juga terus diberlakukan secara ketat dan disiplin.

Namun kini kompetisi terancam dihentikan sebelum berakhir. Hal tersebut tak lepas dari meningkatnya kasus penyebaran virus corona covid19 di kota Leicester.

Bahkan kini kota yang menjadi markas Leicester City tersebut terpaksa harus memberlakukan protokol lockdown kembali. Richard Masters pun mengatakan bahwa jika ada daerah lain yang mengalami lonjakan kasus seperti di Leicester, maka ada kemungkinan hal tersebut memaksa kompetisi Premier League dihentikan lagi.

“Kami dapat dengan jelas mengatasi situasi di Leicester jika itu berarti bahwa klub tidak dapat memainkan pertandingan kandang di masa mendatang atau hanya akhir pekan ini. Kita bisa beradaptasi dengan itu,” kata Masters seperti dilansir Berita Bola Online.

“Jika itu terjadi di banyak daerah atau jalur virusnya menciptakan risiko lain, ada kemungkinan kita tidak akan bisa menyelesaikan musim ini,” ujarnya.

Meski demikian, penggemar Premier League tak perlu merasa was-was. Pasalnya Richard Masters sendiri merasa optimis kompetisi akan bisa digelar sampai tuntas.

“Klub-klub memutuskan untuk berurusan dengan masalah pembatasan dan apa yang akan terjadi jika musim tidak selesai. Akan ada diskusi ketika itu terjadi,” ungkapnya.

“Kami optimis bahwa kami dapat menyelesaikan musim ini tetapi kami harus mencapai semacam kesepakatan tentang model apa yang mungkin digunakan di masa depan,” seru Masters.

BACA JUGA :