Hari Ini 13 Tahun yang Lalu, Lionel Messi Ciptakan Salah Satu Gol Terhebat di Copa Del Rey

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2020/04/1_c84ed70.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Sebuah momen yang luar biasa terjadi pada tanggal 18 April 2007. Pada saat itu seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Lionel Messi mencetak salah satu gol terhebat yang pernah diciptakan di ajang Copa Del Rey.

Musim 2006/07 merupakan musim ketiga Messi di tim senior Barcelona. Sejak musim itu, ia mulai reguler bermain di skuat Barcelona besutan Frank Rijkaard.

Pada saat itu Barcelona menggelar partai leg pertama semifinal Copa Del Rey. Pada saat itu lawan yang mereka jamu di Camp Nou adalah Getafe.

Barcelona pada saat itu tidak mengalami kesulitan berarti menghadapi Getafe. Baru 18 menit laga berjalan, Xavi sudah membuka keunggulan El Blaugrana.

Namun 11 menit kemudian, sebuah aksi menawan ditunjukkan Lionel Messi yang menggandakan keunggulan Barcelona dengan gol yang spektakuler.

Pada saat itu, Messi menerima umpan pendek dari Xavi. Namun ia berada dalam posisi yang kurang bagus karena ada dua pemain Getafe yang menjaganya.

Namun secara mengejutkan Messi berhasil melewati kedua pemain tersebut. Ia terus menggiring bola ke kotak penalti Getafe, melewati adangan dua pemain bertahan Getafe.

BACA JUGA :Nego Kontrak Baru Nelson Semedo Macet

Ia berhasil lolos dari adangan itu dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Getafe. Ia membuat sang kiper menjatuhkan diri terlebih dahulu sebelum mencepoloskan bola ke gawang.

Pertandingan itu berakhir dengan skor 5-2. Messi menambah satu gol lagi untuk Barca, kemudian disusul gol Eidur Gudjohnsen dan Samuel Etoo.

Di leg kedua Barcelona lebih diunggulkan untuk memenangkan laga tersebut. Maklum membalikkan defisit tiga gol melawan skuat El Blaugrana bukanlah tugas yang enteng.

Namun secara mengejutkan Getafe berhasil membantai Barca dengan skor 4-0 di Coliseum Alfonso Perez, sehingga agregat akhir Getafe menang 6-5 dan berhasil lolos ke final Copa Del Rey.

Musim itu Barcelona juga gagal memenangkan gelar La Liga.

Mereka hanya finish di peringkat dua klasemen akhir La Liga dengan mengumpulkan 76 poin, sama dengan Real Madrid, namun mereka kalah di head to head.