Tingkah Konyol Sokratis dan David Luiz Ini Sudah Cukup Menjelaskan Masalah Arsenal

 

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2019/10/page-2329.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Unai Emery dituding terlalu lembek dalam usaha membimbing Arsenal. Melihat pemain-pemain The Gunners yang sekarang, Emery diminta lebih tegas dan lebih berani ketika membentuk tim.

Memasuki musim kedua, Emery belum benar-benar membuat perubahan di Arsenal. Statistik membuktikan bahwa torehan Emery sejauh ini tidak lebih baik daripada pencapaian Arsene Wenger pada dua tahun terakhirnya.

Mantan pemain Arsenal, Charlie Nicholas menilai ada banyak masalah yang perlu diperbaiki. Satu yang paling fatal adalah keputusan-keputusan ganjil Emery dalam memilih skuad, terkadang ada nama-nama yang tidak layak.

Salah satu kekeliruan terbesar Emery dinilai ada di barisan bek Arsenal. Saat ini sudah ada sejumlah nama hebat yang pulih dari cedera, seperti Rob Holding, Kieran Tierney, dan Hector Bellerin. Namun, Emery tetap saja menurunkan komposisi yang lebih lemah.

BACA JUGA : Satu Alasan yang Buat Harry Maguire Mantap Gabung Manchester United

“Unai Emery telah dikritik sebagian suporter Arsenal dan mereka mulai bertanya-tanya,” buka Nicholas kepada berita bola online.

“Mengapa mereka membayar mahal untuk Kieran Tierney tetapi tidak memainkannya meski dia sudah fit? Mengapa dia tidak memainkan Hector Bellerin yang sudah fit?”

“Saya tidak paham mengapa dia membuat pemain-pemain itu pulih tetapi tetap tidak memainkannya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Nicholas bisa menjelaskan betapa buruknya pertahanan Arsenal lewat reaksi David Luiz dan Sokratis Papastathopoulos. Sepasang bek tengah The Gunners ini tampak begitu gembira ketika berhasil membuang peluang lawan jadi tendangan sudut.

“David Luiz dan Sokratis saling menepuk tangan satu sama lain ketika mereka membiarkan lawan mendapatkan tendangan sudut. Bernd Leno membuat sejumlah kesalahan tapi dia masih muda dan benar-benar kesulitan karena barisan bek yang lemah,” lanjut Nicholas.

“Pemain-pemain ini lembek tapi mereka diminta menyerang lawan dan memenangkan pertandingan,” tutupnya.