Gagal Bersinar di MU, Adnan Januzaj Salahkan Louis van Gaal

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2019/08/adnan-januzaj-5.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Pemain Real Sociedad, Adnan Januzaj kembali mengungkapkan kekesalannya terhadap Louis van Gaal. Ia menilai pelatih asal Belanda itu menjadi penyebab ia gagal bersinar di Manchester United.

Januzaj merupakan salah satu didikan akademi United yang menembus tim utama MU. Ia mendapatkan kepercayaan penuh oleh David Moyes yang kerap memainkannya di tim utama United.

Namun situasi Januzaj berubah setelah Louis van Gaal mengambil tampuk kepemimpinan di Old Trafford. Sang pemain menjadi jarang dimainkan dan akhirnya ia dilepas ke Real Sociedad secara permanen setelah sempat dipinjamkan beberapa kali.

Januzaj percaya bahwa jika Van Gaal tidak melatih MU, maka ia bisa berkembang menjadi pemain top untuk United. “Saya tumbuh besar di sana [United],” buka Januzaj kepada berita bola online.

BACA JUGA : Peter Schmeichel: Masa Depan Manchester United Cerah!

Januzaj pada awalnya merasa bisa berkembang dengan pesat di United. Namun ia menilai Van Gaal tidak menaruh kepercayan padanya sehingga ia gagal memenuhi potensinya.

“Saya benar-benar senang bisa tumbuh dan berkembang di Manchester United. Namun semua itu berubah ketika saya memiliki masalah dengan manajer [Van Gaal].”

“Saya selalu tahu bahwa saya memiliki kualitas untuk menjadi pembeda untuk tim ini. Namun manajer membuat segalanya berjalan lambat bagi saya.”

Januzaj menilai bahwa minimnya jam bermain yang diberikan Van Gaal kepada dirinya membuat kepercayaan dirinya menipis sehingga ia gagal memenuhi ekspektasi publik.

“Masalah saya adalah saya tidak banyak mendapatkan kesempatan bermain, dan itu membuat saya kesulitan untuk memberikan dampak setiap kali saya diberikan kesempatan.”

“Bisa anda bayangkan betapa sulitnya bermain seperti ini selama satu tahun? Situasi ini membuat saya berada dalam kondisi yang sulit.” tandasnya.

Januzaj sendiri masih terikat kontrak di Sociedad hingga tahun 2022 mendatang.

Namun ada klausul buyback dalam kontraknya, sehingga Manchester United bisa memulangkannya suatu hari nanti.