Inter Tawarkan Perisic Plus Uang Tunai untuk Romelu Lukaku, MU Tertarik?

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2019/07/why-man-utd-attempts-to-sign-ivan-perisic-could-scupper-romelu-lukaku-to-inter-milan-deal.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Hasrat Inter Milan mendapatkan Romelu Lukaku masih sangat tinggi. Teranyar, Inter menimbang kemungkinan menawarkan Ivan Perisic plus uang tunai untuk merayu Manchester United melepas Lukaku.

Saga transfer Lukaku ini sudah mengudara dalam beberapa pekan terakhir. Lukaku disebut ingin meninggalkan Old Trafford karena tidak puas hanya jadi cadangan di era Ole Gunnar Solskjaer.

Beberapa klub bisa jadi opsi, tetapi Inter masih satu-satunya klub yang sungguh tertarik. Bos anyar Inter, Antonio Conte merupakan pengagum Lukaku sejak lama, dan kini dia menginginkan Lukaku dalam timnya.

Lukaku pun tidak menahan diri. Striker Belgia ini sudah pernah menyanyikan pujian untuk Conte. Juga mengakui bermain di Serie A adalah salah satu mimpinya yang belum terwujud.

BACA JUGA : Rodrygo memang spesialis tendangan bebas

Di sisi lain, Calcio Mercato mengklaim bahwa Inter sedang berusaha menual Mauro Icardi dan Ivan Perisic. Situasi Icardi masih belum jelas, Perisic masih lebih baik karena pernah diminati beberapa klub Premier League.

Arsenal dan MU pernah mendekati Perisic. Namun, transfer itu tidak pernah terwujud karena Inter memasang harga yang terlalu tinggi dan hanya menginginkan uang tunai.

Saat ini Inter masih terus berdiskusi dengan MU perihal transfer Lukaku. MU meminta 75 juta pounds, Inter kesulitan memenuhi harga jual tersebut. Di sinilah Perisic berperan.

Masih menurut laporan tersebut, Inter sedang berusaha mengumpulkan tawaran terbaik untuk memenuhi harga jual Lukaku. Kabarnya, pimpinan Inter mulai menimbang kemungkinan menyodorkan Perisic dalam skema uang plus pemain.

Cara tersebut bisa membantu Inter mencapai dua target dalam satu langkah. Mereka bisa melepas Perisic, juga mendapatkan Lukaku. Kesepakatan terbaik.

Biar begitu, keputusan ada di tangan MU. Perisic sudah 30 tahun, performanya juga tidak stabil. Mendapatkan pemain seperti itu cukup berisiko.