Herrera: Kalau Bisa, Saya Sudah Permanenkan Solskjaer Besok

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2019/03/1_GettyImages-1081999734.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Gelandang Manchester United, Ander Herrera, sangat berharap bisa kembali dilatih oleh Ole Gunnar Solskjaer di musim depan. Sayang, ia bukanlah sosok yang memutuskan masa depan pelatih asal Norwegia tersebut.

Solskjaer didapuk sebagai pelatih interim Manchester United pada bulan Desember 2018, tepat setelah Jose Mourinho didepak oleh manajemen tim. Kehadirannya langsung memberikan dampak positif pada serangkaian hasil The Red Devils.

Manchester United hanya menelan satu kali kekalahan sejak Solskjaer tiba di Old Trafford, yakni dari PSG di laga leg pertama 16 besar Liga Champions. Bahkan mereka masih belum terkalahkan di ajang Premier League.

Suara dukungan terhadap Solskjaer terus berkumandang dari berbagai kalangan belakangan ini. Namun hingga sekarang, manajemen klub belum menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka akan mengubah status Solskjaer menjadi pelatih tetap.

Herrera adalah salah satu pemain yang berharap Solskjaer bisa bertahan. Bahkan, ia tak sungkan akan memberinya kontrak baru andai ia memiliki wewenang untuk melakukan hal tersebuti di dalam klub.

“Yang bisa saya katakan adalah bila saya menjadi direktur sebuah klub, besok harinya saya akan memboyong Ole. Tapi saya menghormati pengambil keputusan dan tak ingin memberi tahu mereka apa yang seharusnya dilakukan,” tutur Herrera kepada berita bola online.

BACA JUGA : Eden Hazard Ikut Gerakan Bela Maurizio Sarri

Salah satu kekuatan Solskjaer, di mata Herrera, adalah bagaimana ia berhubungan dengan para pemainnya. Gelandang asal Spanyol itu berkata bahwa Solskjaer sangat dekat dengan pemain Manchester United sesuai porsinya.

“Ole punya kualitas yang sulit dimiliki di dalam sepak bola, yakni punya hubungan erat dengan semua pemain – pemain yang tampil dan juga yang tidak sering bermain,” lanjutnya.

“Saya tak tahu bagaimana ia melakukannya, tapi dia punya kecocokan dengan pemain yang bisa mengubah permainan. Tapi, dia juga tahu bahwa suatu waktu ia butuh jaga jarak dan tidak memberi informasi terlalu banyak kepada pemain setiap harinya,” tandasnya.

Kedekatan Solskjaer terlihat saat Manchester United menjalani pelatihan di Dubai, Uni Emirate Arab, pada bulan Januari lalu. Berbeda dengan pelatih sebelumnya, Jose Mourinho, Solskjaer memang terlihat sangat dekat dengan para pemainnya pada sesi latihan tersebut.