Robertson Bantah Klopp Dalam Keadaan Tertekan

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2019/02/download-1.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Bek Liverpool Andrew Robertson membantah Jurgen Kloppsedang dalam kondisi tertekan akibat perburuan gelar juara liga sekarang ini.

Liverpool sempat unggul cukup lebar dari Manchester City sebelumnya. Akan tetapi sekarang The Citizen mampu mereduksi selisih itu.

Pasalnya Liverpool sempat disebut mengalami ‘krisis’ setelah tertahan saat melawan Leicester City dan West Ham. Skuat The Reds pun disebut mulai terbebani dengan tekanan besar dalam perburuan gelar juara.

Klopp kemudian juga disebut tertekan akibat hal tersebut. Sebab ia terlihat beradu argumen dengan Manuel Pellegrini usai laga lawan West Ham.

Ia juga sempat terlihat melakukan protes pada wasit Kevin Friend di tengah lapangan. Tak hanya itu, ia kemudian juga sempat mengejar sang wasit saat akan masuk ke lorong ruang ganti stadion.

Namun anggapan itu dibantah dengan tegas oleh Robertson. Bek asal Skotlandia ini menegaskan bahwa Klopp saat ini dalam kondisi kalem.

Ia juga mengatakan Klopp tidak tertekan. Justru manajer asal Jerman itu memberikan pengaruh pada semua orang di Liverpool agar merasa tenang.

BACA JUGA : Lacazette: Arsenal Seharusnya Bisa Cetak Lebih Banyak Gol!

“Ia tenang dan staf di ruang belakang berada du kelas yang berbeda. Mereka adalah tim di belakang tim dan merekalah yang membuat kami terus maju dan positif,” ujarnya seperti dilansir berita bola online.

“Ketika orang mengatakan ia gugup atau kami gugup, itu tidak mungkin lebih jauh dari kebenaran. Ia mungkin lebih ‘tersenyum’. Ia hanya berusaha membuat kami tetap melangkah maju dan itu jelas berhasil.” tegasnya.

Roberton juga mengatakan suasana tim juga masih tetap santai, termasuk dalam sesi latihan. Ia menyebut The Reds hanya diliputi rasa tak sabar untuk meraih kemenangan di laga berikutnya.

“Tempat latihan berada dalam situasi yang santai dan ini semua tentang memenangkan pertandingan. Satu-satunya hal yang membuat kami jengkel – tidak gugup – adalah kami ingin memenangkan setiap pertandingan,” serunya.

“Jika kami memiliki hasil yang buruk, kami menggunakannya untuk memberikan performa positif pada pertandingan berikutnya dan itulah yang kami lakukan,” tegas Robertson.