Sang Ayah Ungkap Alasan Sarri Hengkang dari Napoli

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2018/11/sarri.chelsea.2018.19.tuta_.356x237.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Baru-baru ini, sang ayah membeberkan bahwa Maurizio Sarri sejatinya tidak berniat hengkang dari Napoli. Hanya saja, permasalahan dengan presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, membuatnya harus rela meninggalkan klub kesayangannya itu.

Masa-masa Sarri bersama Napoli terbilang manis, di mana mereka berhasil memecah rekor klub dalam raihan poin terbanyak per musimnya. Lebih hebatnya lagi, ia melakukannya sebanyak dua kali dalam tiga tahun kiprahnya bersama Il Partenopei.

Sayangnya, hasil tersebut tidak cukup untuk membuat Napoli merengkuh gelar Scudetto pertama dalam kurun waktu 28 tahun ini. Raihan poinnya selalu membuatnya finis di peringkat dua, tepat di bawah Juventus.

Performa Napoli di bawah Sarri terbilang cukup apik, namun tidak membuat De Laurentiis selaku presiden senang. Menurut ayah Sarri, Amerigo, terjadi sesuatu di antara keduanya hingga membuat Sarri harus rela meninggalkan klub yang ia cintai sejak kecil itu.

BACA JUGA : AC Milan Prioritaskan Transfer Gary Cahill

“Di sekolah dia mendukung Napoli karena dia lahur di sana,” ujar sang ayah kepada berita bola online.

“Naples tetap bertahan di hatinya, dan dia akan senang bila tetap melatih Napoli. Sayangnya terjadi sesuatu dengan presiden… Saya tak tahu,” lanjutnya.

Sarri dipecat pada musim panas kemarin, dan digantikan oleh pelatih legendaris, Carlo Ancelotti. Tak lama berselang, pria berumur 59 tahun itu memutuskan untuk hijrah ke Inggris guna bergabung dengan salah satu klub raksasa, Chelsea.

“Terlepas dari semua itu, dia sangat senang berada di Inggris [bersama Chelsea],” tambahnya.

“Saya mengunjunginya dua pekan lalu, dan untuk pertama kalinya saya melihat salah satu pertandingannya. Dia sangat senang di Inggris, dan selalu bisa berbahasa Inggris. Dia bekerja di London selama empat bulan saat masih bekerja di bank,” tandasnya.

Bersama The Blues, perjalanan Sarri terbilang cukup mentereng. Setelah melalui 12 pertandingan di Premier League, Eden Hazard dkk masih belum menelan kekalahan sama sekali dan sedang menghuni peringkat tiga klasemen sementara.