Tottenham Kalah Telak, Pochettino Tetap Bangga

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2018/10/download.jpg

BERITA BOLA ONLINE  – Tottenham menelan kekalahan pahit dari Barcelona (2-4) di matchday kedua Grup B Liga Champions 2018/19,  Kamis (4/10) dini hari WIB. Bermain di Wembley Stadium, perjuangan para pemain Tottenham masih belum mampu menyamai level permainan Barcelona. Empat gol menembus gawang Hugo Lloris.

Meski papan skor menunjukkan Barca menang telak, namun kenyataan di lapangan berbeda. Tottenham memberi perlawanan yang seimbang. Bahkan Tottenham sempat memperkecil ketinggalan jadi 2-3 sebelum Lionel Messi membungkus gol keempat Barcelona.

Pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino merasa laga ini berjalan sulit bagi timnya sejak Barca sudah unggul cepat saat pertandingan baru berjalan dua menit melalui Philippe Coutinho. Lalu skor menjadi 2-0 untuk Barca di akhir babak pertama.

Menurut Pochettino, melawan tim sekelas Barca bukanlah hal mudah, terlebih jika timnya sudah tertingal saat pertandingan baru dimulai. Meski demikian, dia tetap merasa bangga dengan perjuangan para pemain yang pantang menyerah.

BACA JUGA : Paulo Dybala dan Sejarah Hattrick Juventus di Liga Champions

“Ini adalah laga yang sulit. Ketika anda kebobolan kurang dari dua menit, itu sungguh mengubah segalanya. Emosi pertandingan menjadi lebih sulit ketika anda melawan Barcelona dan pemain seperti Messi dan [Luiz] Suarez,” ujar Pochettino di laman resmi UEFA.

“Saya ingin memberi selamat pada tim, karena kami selalu berjuang selama pertandingan, selalu bertarung, tak pernah menyerah. Saya merasa sangat bangga.”

lebih lanjut, Pochettino juga percaya kekalahan ini akan jadi pelajaran berharga untuk timnya. Dia menilai di laga berat seperti inilah karakter pemain diuji, dan Pochettino puas dengan reaksi dan perjuangan para pemainnya.

“Saya kecewa dengan hasil pertandingan tetapi perjuangan kami sangat masif. Pada pertandingan seperti ini dan bermain di level tinggi, memberi keunggulan pada tim seperti Barcelona sangat sulit untuk dikejar.”

“Hal yang terpenting adalah karakter kami. Kami menunjukkan karakter dan melakukan apa pun untuk mengejar ketinggalan. Saya merasa bangga dengan para pemain,” tandasnya.