Amukan Mourinho Dianggap Sebagai Hal yang Wajar Oleh Neville

http://glaciereelectrique.info/wp-content/uploads/2018/10/index.jpg

BERITA BOLA ONLINE – Laga lanjutan Premier League antara Chelsea melawan Manchester United hari Sabtu (20/10) kemarin diwarnai dengan amukan Jose Mourinho. Namun legenda The Red Devils, Gary Neville, menganggap reaksi sang pelatih itu wajar.

Manchester United diambang kemenangan, setelah berhasil membalikkan ketertinggalan satu gol pada babak kedua. Sayangnya perayaan mereka harus batal dilaksanakan setelah gelandang The Blues, Ross Barkley, mencetak gol di detik-detik akhir.

Gol itu lantas membuat bangku pemain Chelsea bergelora, dan Marco Ianni selaku asisten pelatih Maurizio Sarri berselebrasi berlebihan. Sontak Jose Mourinho yang tidak menerima langsung memberikan reaksi berupa amukan.

Sikap mudah terpancing dari pria asal Portugal tersebut lalu mengundang kritikan dari berbagai pihak. Namun Neville melihatnya dengan cara lain, di mana dirinya menganggapnya sebagai bagian dari drama permainan.

BACA JUGA : Sempat Ribut, Mourinho Sudah Maafkan Asisten Pelatih Chelsea

“Saya bisa duduk di sini dengan lingkaran malaikat di atas kepala dan berkata ‘itu buruk untuk dilihat orang-orang di rumah, itu bukan yang ingin kami lihat untuk mewakili pertandingan’,” ujar Neville kepada berita bola online.

“Anda tidak bisa mengontrol emosi anda, dan itulah mengapa kami mencintai permainan ini. Sebab kami ingin melihat momen seperti itu,” lanjutnya.

Maka dari itu, reaksi amukan yang ditunjukkan oleh Mourinho merupakan hal lumrah bagi Neville. Dan tentu saja, tindakan yang diperlihatkan itu baginya tidak dilampiaskan dengan cara kekerasan.

“Bagi saya, reaksi Jose Mourinho merupakan sesuatu yang bisa diduga, dan juga sesuatu yang bisa diduga dari bangku Chelsea. Itu adalah momen besar bagi Chelsea, fans, dan juga staff jadi mereka pantas melakukan selebrasi berlebihan,” tambahnya.

“Saya suka melihat rasa emosional dalam sepak bola, di mana anda menyaksikan orang-orang kehilangan kontrol – tidak dengan cara kekerasan – namun dengan cara yang emosional,” tandasnya.

Hasil imbang itu sendiri membuat Manchester United bertengger di posisi sembilan klasemen sementara Premier League. Sedangkan Chelsea terpaksa turun ke peringkat tiga, di bawah Liverpool dan Manchester City.