Xhaka Suka Gaya Main Agresif a la Inggris

Xhaka Suka Gaya Main Agresif a la Inggris

Xhaka Suka Gaya Main Agresif a la Inggris

Agen Bola Online ,London – Ada argumen spesial kenapa Granit Xhaka sepakat berhimpun dengan Arsenal. Terkecuali sukai dengan style main Arsenal, ia juga sukai dengan agresivitas khas sepakbola Inggris.

Xhaka dihadirkan Arsenal dari Borussia Moenchengladbach. Meski nilai transfer Xhaka dirahasiakan, sebagian media Inggris menyebutkan angka 30 juta poundsterling sebagai alat barter pemain berumur 23 th. itu.

Nama Xhaka mulai mencuat saat menguatkan Basel. Eks pelatih Basel, Thorsten Fink, pernah menyebutkan sekian : ” Xherdan Shaqiri yaitu talenta paling baik yang dipunyai Swiss… sesudah Granit Xhaka. ”

Perkataan Fink tak terlalu berlebih. Sepanjang empat musim membela Gladbach, sesudah hengkang dari Basel, Xhaka tunjukkan dianya sebagai satu diantara gelandang paling kompeten di Bundesliga.

Eks pelatih Timnas Swiss, Ottmar Hitzfeld, pernah menyebutnya sebagai ” Bastian Schweinsteiger muda “. Kenapa Hitzfeld berkata sekian? Sebab, Xhaka bukan sekedar dapat jadi generator lini tengah, namun juga jadi penguhubung yang baik pada lini belakang serta lini tengah.

Ia dapat terima bola dari lini belakang serta membawanya sendirian lantaran ia miliki kekuatan dribel mumpuni. Menurut catatan Squawka, dari 37 percobaan melalui lawan di Bundesliga musim 2015/2016, Xhaka sukses pada 30 salah satunya. Berarti, persentase kesuksesan dribelnya meraih 81%.

Akurasi operan Xhaka juga bagus, yaitu meraih 85%. Dengan hal tersebut, stock gelandang tengah serta gelandang bertahan Arsenal termasuk lengkap. Kepergian Mikel Arteta serta Mathieu Flamini terselesaikan dengan baik. Saat ini, Arsenal mempunyai Mohamed Elneny, Francis Coquelin, serta Xhaka sendiri.

Baca Juga : Vermaelen Kecewa Jarang Dimainkan, tapi Tak Berpikir Tinggalkan Barca

Bila Coquelin di kenal kokoh ; bagus dalam lakukan blok serta tekel, Xhaka –seperti dijelaskan di atas– dapat menyeimbangi dengan kekuatan tekniknya.

Namun, janganlah salah. Bukanlah bermakna Xhaka tak sukai dengan style main agresif yang memercayakan adu fisik. Malah oleh karena itu ia pilih berhimpun dengan Arsenal.

” Di Jerman, Anda memanglah dapat bermain agresif, namun wasit senantiasa meniup peluit. Di Inggris, tak demikian ceritanya. Ini jauh tambah baik buat saya, ” tutur Xhaka seperti ditulis Soccerway.

” Saya sukai lewat cara Arsenal bermain. Memanglah disini tak seperti di negara-negara yang lain, namun saya sangat menyenanginya, ” kata Xhaka.